Sunday, December 16

Beberapa Sudut Perbedaan Pajak Dan Retribusi

Kebanyakan orang masih asing dengan istilah pajak dan retribusi, banyak yang mengira kedua istilah ini sama saja. Meskipun memang ada persamaan di kedua istilah tersebut, tentu saja ada juga perbedaannya. Banyak sekali orang yang menghindari berurusan dengan pajak, karena dinilai cukup sulit dan rumit. Sebenarnya pajak ini cukup memberikan manfaat untuk kepentingan umum. Lalu apa bedanya pajak dan retribusi? Perbedaan pajak dan retribusi ada pada dasar hukum, balas, jasa, dan juga pada objeknya. Oleh sebab itu bagi Anda yang belum begitu mengetahui bagaimana letak perbedaannya, mari kita simak ulasan berikut ini.

Perbedaan Pajak dan Retribusi dari Objek dan Sifatnya

Pajak sendiri merupakan suatu iuran yang wajib dibayarkan oleh wajib pajak baik itu pribadi ataupun lembaga berdasarkan kepada norma hukum. Hal ini dilakukan untuk membiayai berbagai macam pengeluaran kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan umum yang balas jasanya secara tidak langsung tidak diterima. Sedangkan retribusi sendiri merupakan suatu pungutan yang dikenakan kepada masyarakat yang menggunakan suatu fasilitas yang telah disediakan oleh negara. Dengan ini masyarakat yang membayar retribusi akan menerima balas jasa secara langsung melalui pemakaian fasilitas tersebut. Untuk perbedaannya pada objek yaitu pajak dikenakan kepada seseorang untuk membayar apa saja yang sudah dimilikinya. Misalnya saja kekayaan, laba perusahaan, penghasilan, atau kendaraan. Sedangkan objek untuk retribusi akan dikenakan biaya bagi orang-orang yang menggunakan fasilitas pemerintah. Untuk sifatnya sendiri pajak ini wajib dibayar jika tidak maka akan mendapatkan denda. Sedangkan retribusi sifatnya dapat dipaksakan tetapi bersifat ekonomis sehingga hanya berlaku kepada orang yang menggunakan fasilitas tersebut. (Baca juga: Tips Penting Dalam Mengajukan Kredit Tanpa Agunan)

Perbedaan dari Balas Jasa, Lembaga Pemungut, Tujuan dan Hukum

Kemudian untuk perbedaan yang dilihat dari balas jasanya adalah pajak yang biasa dibayarkan setiap tahunnya merupakan balas jasa tidak langsung, baik itu untuk pajak bangunan, kendaraan, atau lainnya. Sedangkan untuk retribusi sendiri merupakan balas jasa langsung. Untuk perbedaan yang dilihat dari lembaga pemungutnya. Untuk pajak sendiri biasanya memiliki lembaga pemungut pajak yaitu pemerintah pusat. Sedangkan retribusi memiliki lembaga yaitu pemerintah daerah. Tujuan dari keduanya juga berbeda, dimana pajak diberikan untuk kesejahteraan umum, dan retribusi digunakan untuk kesejahteraan pribadi. Sedangkan jika dilihat dari dasar hukumnya, pajak sudah diatur dengan suatu undang-undang dan tertulis dengan sangat jelas dalam undang-undang, sedangkan retribusi dasar hukum bersumber dari berbagai peraturan baik itu peraturan menteri, peraturan pemerintah, atau peraturan negara.

Persamaan Pajak dan Retribusi

Setelah mengetahui beberapa perbedaan dari pajak dan retribusi ini, Anda juga harus mengetahui bagaimana persamaannya. Persamaan pajak dan retribusi ini terletak dari jenisnya yaitu berupa pungutan yang dibebankan kepada masyarakat. Pajak dan retribusi ini mempunyai sifat yang sama yaitu bisa dipaksakan, sehingga bagi masyarakat yang wajib pajak dapat memanfaatkan fasilitas daerah. Pajak dan retribusi juga dapat mencapai sebuah kesejahteraan jika para wajib pajak membayar dengan rutin, karena kesejahteraan ini tidak hanya untuk pemerintah atau lembaga tertentu saja. Melainkan diperuntukkan bagi masyarakat setempat.

Nah, itulah beberapa perbedaan kedua pungutan tersebut juga persamaan keduanya yang dapat diketahui. Seperti yang tadi dijelaskan bahwa pembayaran ini tidak semata-mata hanya untuk kesejahteraan satu pihak saja, namun untuk semua lapisan masyarakat wajib pajak, sehingga lebih baik wajib pajak ini taat dalam membayar kedua pemungutan ini. Dengan mengetahui perbedaan pajak dan retribusi, masyarakat diharapkan dapat taat membayar keduanya, karena dengan taatnya masyarakat wajib pajak membayar maka sama saja dengan turut andil dalam pembangunan negara ini demi kesejahteraan masyarakat. Meskipun dalam perbedaannya terlihat sekali manfaatnya yang bisa dirasakan secara langsung dan tidak, namun tetap saja dengan membayar taat baik pajak maupun retribusi akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat luas.